10 Ciri-Ciri Wanita Yang Memiliki Libido Tinggi

Baca dan pahamilah, jika berbicara soal gairah dan libido tinggi pada wanita, biasanya terbukti tidak lepas dari faktor kaum pria.walaupun begitu, bukan berati gairah wanita tidak kalah panas dari kaum pria, namun banyak pria yang tidak mengetahui bahwa wanita tersebut mempunyanyi nafsv yang tinggi bahkan lebih tinggi dari pria. namun tidak semua wanita yang didunia ini memiliki nafsv yang tinggi hanya sebagian besar saja.

Berikut 10 ulasan tentang ciri-ciri wanita yang memiliki libido tinggi.

Cewek Pendiam

Ada istilah mengatakan air yang tenang itu menghanyutkan. Ini juga terdapat pada seorang wanita yang pendiam. Biasanya wanita yang pendiam itu libido nya terpendam, jadi begitu ada kesempatan untuk melampiaskan maka itu merupakan pelampiasan yang terpendam. Oleh karena itu anda sebagai seorang cowok harus dapat meredamkan l1b1do yang sedang menggebu-gebu. Tentunya dengan cara yang dapat diterima oleh kedua belah pihak.

Kulit Yang Bersih Dan juga Terawat

Walaupun kebanyakan wanita berusaha mati-matian untuk mendapatkan kulit yang putih dan halus, namun akan tampak mana yang kulit halus alami dan mana yang hasil ‘karbitan’. Mungkin ini merupakan dari pancaran hatinya.

Memiliki Punggung Yang Agak Membungkuk

Tubuh wanita atau cewek yang punggungnya agak membungkuk. Ini juga salah satu ciri-ciri wanita yang memiliki libido yang tinggi. Namun jangan salah bahwa bungkuk ini adalah asli dari tubuhnya dan bukan dari penyakit atau punggung yang sudah patah.

Memiliki Payudara Yang Besar

Biasanya cewek yang memiliki buah d4d4 yang besar itu libido juga besar. Namun jangan salah, besar di sini adalah besar yang tidak kendur, dan tampak kencang.

Agresif

Bila pasangan telah mengetahui libido nya sangat tinggi, maka ia tidak akan canggung lagi atau malu untuk meminta pasangannya untuk memancing hawa nafsvnya. Ia juga akan dengan teliti mencoba menguasai permainan dengan pasangannya.

Memiliki Bulu-Bulu Halus Di Tangan

Biasanya yang memiliki bulu di tangan adalah seorang cowok. Namun bila ada seorang cewek yang memiliki bulu halus di tangannya berarti ia termasuk cewek yang berl1b1do tinggi. 

Berkumis Tipis

Ini juga biasanya dimiliki oleh seorang cowok. Namun kenapa ada juga cewek yang memiliki sedikit kumis. Itu merupakan tanda-tanda bahwa cewek tersebut memiliki l1b1do yang tinggi.

B0kon9 Yang B0h@!

Penjabaran B0H@1 di sini bukan berarti harus memiliki pantat yang besar, malainkan pantat yang proporsional. Pengukurannya dari besar kecilnya tubuh wanita itu sendiri. Jadi kalau ada cewek yang gemuk belum tentu p4nt4tnya semok. 

Panjang Rambut 1/4 pinggul

Mereka para cewek yang memiliki l1b1d0 yang besar jarang sekali menyukai rambut yang panjang atau sangat pendek. Sebab bila terlalu pendek akan kelihatan t0mb0y. Namun bila terlalu panjang akan terlihat seperti keibuan.

Setia Pada Pasangan

Biarpun wanita memiliki l1b1d0 yang tinggi, namun ia akan setia pada pasangannya. Sebab ia tidak mau terbongkar kerahasiaannya kepada cowok lain. Ini juga menandakan bahwa dia juga pendiam.
Itulah sedikit ciri-ciri wanita yang memiliki l1b1d0 yang tinggi. Anda boleh percaya atau tidak, terserah anda. Sebab semua ini hanyalah analisis dari manusia, yang tentunya selalu serba kekurangan. Hanya Tuhanlah yang memiliki kesempurnaan.

sumber google.com

Advertisements

Tradisi & Budaya Bali

Budaya dan tradisi yang unik ini , membuat salah satu penyebab bali menjadi daerah tujuan wisata, berikut beberapa budaya dan tradisi unik yang masih dijaga kelestariannya:

  • Ngaben – Ngaben adalah upacara Pitra Yadnya, rangkain upacara Ngaben salah satunya prosesi pembakaran mayat yang bertujuan untuk menyucikan roh leluhur orang sudah meninggal. Tradisi ini masih dilakukan secara turun-temurun oleh hampir semua masyarakat Hindu di Bali.
  • Subak – Istilah subak hanya dikenal di Bali, yang khusus mengatur sistem pengairan sawah yang digunakan oleh para petani Bali dalam bercocok tanam padi. Istilah ini sudah mulai dikenal dikalangan turis lokal maupun mancanegara. Anda bisa saksikan di objek wisata Tegalalang, Jatiluwuh dan sejumlah  areal persawahan di Bali lainnya.
  • Ngerebong atau Ngurek – tradisi yang ada di Bali yang dilakukan umat Hindhu tepatnya di Pura Pangrebongan, Desa Kesiman, Denpasar. Sebagai masyarakat yang mengikuti ritual ini mulai kerasukan/ trance ada yang berteriak, menangis, menggeram dan menari dengan diiringi musik tradisional beleganjur
  • Megibung – Selain memiliki tempat wisata Bali yang indah, Bali juga kaya dengan budaya dan tradisi unik, adalah merupakan salah satu tradisi warisan leluhur, dimana tradisi makan bersama dalam satu wadah.
  • Gebug Ende – Ada banyak budaya dan tradisi unik warisan leluhur di Bali, dan beberapa ada di Kabupaten karangasem seperti tradisi megibung, kain geringsing di Tenganan dan yang satu ini adalah Gebug Ende atau Gebug Seraya. Seperti namanya tradisi ini berasal dari Desa Seraya.
  • Terteran – Satu lagi tradisi unik di Kabupaten Karangasem, tepatnya di Desa Jasri,  tradisi tersebut adalah perang api atau disebut juga ter-teran. Aksi saling serang/ lempar-lemparan dengan api ini. Perang api ini menggunakan obor prakpak/bobok (daun kelapa kering yang diikat).
  • Perang Pandan – Satu lagi tradisi unik yang ada di Bali, tepatnya di Desa Tenganan Karangasem. Upacara Perang Pandan adalah upacara persembahan yang dilakukan untuk menghormati Dewa Indra (dewa perang) dan para leluhur.  menggunakan senjata pandan berduri sebagai senjata masing-masing. Tenganan sendiri dengan tekhnik tenun dobel ikat, menjadi objek wisata populer di Bali Timur.
  • Perang Pisang – Upacara perang pisang atau mesabatan biu ini digelar di pelataran pura Bale Agung, desa Tenganan Daud Tukad, dalam rangka pelantikan ketua dan wakil ketua pemuda setempat. Diikuti oleh 16 pemuda desa yang dipilih oleh kelian adat untuk dilawankan dengan 2 orang (calon ketua dan wakil).
  • Omed – omedan Tradisi unik di desa Sesetan ini hanya diikuti oleh Truna-truni / muda – mudi atau yang sudah tua dan belum menikah, adegan tarik menarik dan cium-ciuman ini, dirayakan setap tanggal 1 Caka atau sehari setelah Hari Raya Nyepi.
  • MekotekUpacara ini diselenggarakan denan tujuan mohon keselamatan, yang merupakan warisan budaya leluhur yang dirayakan setiap hari Raya Kuningan dan turun-temurun oleh hampir 15 banjar di Desa Munggu kecamatan Mengwi, Badung.
  • Pemakaman di Trunyan – Keunikan tradisi pemakaman mayat di Desa Trunyan sampai sekarang ini masih mejadi tradisi yang dilakukan secara turun temurun oleh warga setempat. Prosesi orang meninggal di Bali, biasanya dikubur ataupun dibakar. Tapi kalau di desa Trunyan tidak seperti itu, tubuh orang yang sudah meninggal melalui sebuah prosesi. Salah satu desa unik menjadi tujuan wisata di Bali.
  • Perang Ketupat – Satu lagi tradisi unik di Bali yaitu Perang Ketupat yang dirayakan satu tahun sekali di desa Kapal, Kabupaten Badung. Tujuan diadakan prosesi ini sebagai wujud terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil panen dan untuk doa keselamatan dan memohon kesejahteraan bagi umat manusia.
  • Ngusaba Bukakak – hanya ada di Bali Utara, tepatnya di desa Adat Sangsit, Kecamatan Sawan, Buleleng. Begitu banyaknya  budaya warisan leluhur yang masih terjaga dengan baik di Bali. Tujuan dari Upacara Bukakak ini untuk melakukan permohonan kepada Sanghyang Widhi Wasa dalam manifestasinya sebagai Dewi Kesuburan.
  • Mesuryak – Upacara dengan melemparkan uang ke atas ini digelar bertepatan pada Hari Raya Kuningan (10 hari setelah Galungan) setiap 6 bulan sekali, dengan tujuan untuk memberikan persembahan ataupun bekal pada leluhurnya yang turun pada hari raya Galungan dan kembali ke Nirwana pada hari raya Kuningan
  • Upacara Ngedeblag – Tradisi Ngedeblag hanya dilakukan di desa Pekraman Kemenuh, Kec. Sukawati, Gianyar. Prosesi ini dirayakan di setiap Hari Kajeng Kliwon menjelang peralihan sasih kelima dan sasih keenam (kalender Bali) yang digelar sekali dalam setahun.
  • Ritual Agung Briyang -di rayakan setiap 3 tahun sekali pada purnamaning sasih kedasa kalender Hindu Bali, perayaan ini hanya ada di desa tua Sidetapa Buleleng, lokasi desa ini sekitar 40 km barat laut kota Singaraja. Tujuan mengadakan upacara Agung Briyang adalah untuk melawan dan roh-roh jahat.
  • Ngelawang – salah satu ritual tolak bala di Bali yang dilakukan diantara hari raya Galungan dan Kuningan, beberapa tempat masih melakukan tradisi ini ada juga yang tidak, namum nilai budaya ini sudah tertanam pada anak-anak yang mementaskan ritual ini.
  • Ngusabha Tegen – di Desa Kedisan – Kintamani, sarana banten yang dipersembahkan dengan banten/ sesajian tegen-tegenen yang terdiri dari sayur-sayuran, buah dan ikan dipikul oleh kaum pria, sedangkan kaum ibu membawa banten gebogan dengan tujuan agar tetap diberi keselamatan dan kemakmuran

Dengan Banyaknya Budaya Yg Masih Terjaga Tidak Heran Mengapa Bali Menjadi Begitu Dikenal Dunia.